Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2011

Bumiayu dan Kemacetan

Bumiayu adalah salah satu Kecamatan dari Kab Brebes yang berada di wilayah selatan. populeritas nama Bumiayu disamping karena banyak produk khas, seperti tterbang kencer, rambak, ketan pencok, Beras Wangi, dll. Bumiayu juga terkenal dengan kemacetannya. pasalnya dari kapan tahun hingga sekarang Kota Kecamatan Bumiayu hampir setiap hari Macet, apalagi pada hari pasaran wage. Kemacetan di Bumiayu bukan permasalahan baru satu dua tahun melainkan, ini permasalahn yang sudah menahun, akan tetapi hingga hari ini belum juga ada solusi. berbagai perbincangan di warung-warung, jalanan hingga di forum formal sering menjadi bahan diskusi. anehnya belum juga ada tindakan ril dari para pemangku kebijakan. Problematika Kemacetan Bumiayu kali ini dikeluhkan oleh sekretaris Demokrat, Nurrohman lewat pesan singkat dengan menyampaikan bahwa Kemacetan Bumiayu disebabkan karena (1) jalan yang tidak memadai, rusak, berlubang disana-sini tanpa ada perhatian khusus dari Pemda setempat. Padahal masyarakat ...

Pencitraan dalam Kirab Budaya HUT Kab Brebes

Kirab Budaya yang mengisi perayaan HUT Kab Brebes yang 333 mengundang berbagai penilaian dari kalangan tokoh politik. Beberapa tokoh politik yang ditemui b-news menilai bahwa kekosongan kursi Bupati saat ini telah dimanfaatkan dengan cermat oleh wakil Bupati untuk mempromosikan diri sebagai persiapan melaju di Kursi G1 Kab. Brebes pada Pilkda Kab Brebes mendatang tahun 2012. Hal senada juga diutarakan pula oleh Tokoh Politik dari PDI Perjuangan, Imam Santoso yang ditemui di rumahnya, IC (indra Center), mengatakan bahwa "Kirab Budaya hanya sebagai ajang promosi alias kampanye terselubung wakil Bupati". "Saya sebagai warga tidak tahu menahu diadakannya kegiatan Kirab Budaya,  saya pikir itu hanya kampanye seseorang yang mencuri start dengan memanfaatkan dana APBD". kata salah satu politisi Demokrat yag tidak mau disebut namanya. Celetuk salah satu warga asal Kalierang berkata; " Ironis rasanya ketika kegiatan HUT ke 333 Kab Brebes tanpa menghadirkan tokoh-tok...

Lagi-Lagi Jembatan Amblas

Bumiayu, 31 Januari 2011 b-news.com Jembatan Kalierang Kec. Bumiayu Kab Brebes amblas lagi? demikian ungkapan heran warga Bumiayu karena sudah sekitar empat kali amblas dalam kurun 1 tahun terakhir. Hal tersebut mengundang pertanyaan warga Bumiayu dan Sekitarnya, apakah amblasnya Jembatan murni dikarenakan Alam, atau memang karena kwalitas bangunan yang kurang bermutu? Apakah kejadian tersebut mempunyai korelasi dengan gundulnya hutan? apakah memang karena ada pihak-pihak tertentu yang memang suka memanfaatkan bencana dijadikan ladang mencari nafkah? ironis rasanya mencermati kejadian amblasnya jembatan yang tidak sekali dua kali. bagamana Eksekutif dan Legislatif menanggapi kondisi tersebut. Berikut laporannya! Amblasnya jembatan direspon oleh asisten 1 yang di dampingi oleh Kesbanglinmas Kab Brebes dengan mendatangi tempat kejadian, beliau mengatakan bahwa bencana tersebut jelas merugikan warga dan Kami dari Pemda secepatnya akan melakukan kordinasi dengan PSDA (Pengelola Sumb...

Asosiasi Pontren: "Lestarikan Hutanku dan Sejahterakan Kawula Santri Tanah Jawa"

Gambar
Bantarkawung, 30 Jan 2011: b-news.com Kondisi Perekonomian Masyarakat Indonesia dewasa ini, rupanya menjadi perhatian khusus masyarakat Pesantren dan Desa yang hidup di sekitar Hutan. Perhatian tersebut mengilhami mereka untuk mendirikan Asosiasi Pesantren dan Masyarakat Hutan Desa di Jawa Tengah. Pendirian Asosiasi Pesantren dan Masyarakat Desa Hutan Jawa Tengah ini berlokasi di Desa Cikuning Kec. Bantarkawung Kab. Brebes Prop. Jawa Tengah pada Hari Minggu, 30 Januari 2011 dengan Ketua Eko Mulyono, Sekretaris Syamsul Maarif dan Bendahara Nurrohman". kata K. Abdul Wahab Selaku Formatur Pembentukan Pengurus Asosiasi Pontren dan Masyarakat Desa Hutan Tk Jawa Tengah. Pendirian Asosiasi Pesantren dan Masyarakat Desa Hutan ini mempunyai maksud dan tujuan menjadi Lembaga Pelaku Aneka Kegiatan Hutan Rakyat Guna mengurangi Pengangguran dan Kemiskinan, meningkatkan Pendapatan serta menumbuh-kembangkan kesadaran wirausaha bagi sebagaian rakyat disekitar hutan dalam rangka menjaga kelesta...

HUT Kab Brebes Ke 333 dalam Kirab Budaya

Gambar
Bumiayu: 29 Jan 2010 b-news.com Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Brebes ke 333 diisi dengan kegiatan Kirab Budaya dengan menampilkan beraneka ragam kebudayaan yang berkembang di Kab. Brebes dianataranya terbangan Kencer, Drum Band, Angklung dan lain-lain. Acara tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Brebes, Agung Widiantoro, segenap MUSPIDA dan MUSPIKA se Kabupaten Brebes.  Genderang suara musik tradisional menyemarakkan suasan Kirab Budaya yang dilaksanakan di Bumiayu, iring-iring dengan start mulai samping Polsek Bumiayu hingga Terminal Bumiayu. Kirab Budaya ini diikuti oleh peserta anak-anak sekolah dan kelompok-kelompok kesenian. tutur Panitia kepada b-news.com disela acara berlangsung. Pada kesempatan itu Agung Widiyantoro, selaku Wakil Bupati memberikan sambutan dan berpesan agar HUT Kab Brebes yang ke 333 ini akan memberi semangat kita semua untuk bersama-sama berkarya dalam rangka membangun Kab Brebes lebih makmur. Hidup Brebes! tegasnya. Usai kirab budaya Be...

Empat Pilar Berbangsa Dan Bernegara

Oleh Syamsul Maarif, SS Setelah ada amanat UU No 27 tahun 2009 tentang MPR, DPR, DPD dan DPRD pasal 15 ayat 1 hurup e, yakni mengkoordinasikan anggota MPR untuk memasyarakatkan Undang-Undang Dasar. Sertamerta berbagai wacana baik dari unsur pemerintahan maupun organisasi politik dan kemasyarakatan, mulai mengungkap bahwa dalam kehidupan berbangsa dan bernegara terdapat kesepakatan yang disebut sebagai empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara. Empat pilar ini adalah Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. “ <span id="fullpost"> Pilar adalah tiang penyangga suatu bangunan agar bisa berdiri secara kokoh. BIla tiang ini rapuh maka bangunan akan mudah roboh. empat tiang penyangga ditengah ini disebut soko guru yang kualitasnya terjamin sehingga pilar ini akan memberikan rasa aman tenteram dan memberi kenikamtan. Empat pilar itu pula, yang menjamin terwujudnya kebersamaan dalam hidup bernegara. Rakyat akan merasa aman terlindungi sehingga merasa tentera...