Fenomena Kemenangan Kotak Kosong
Oleh Syamsul Maarif, SS., M.Pd Fenomena kotak kosong pernah menang di beberapa daerah dalam pemilihan kepala daerah di Indonesia. Salah satu contoh paling dikenal adalah kemenangan kotak kosong dalam Pilkada Kota Makassar 2018. Pada Pilkada tersebut, hanya ada satu pasangan calon, yakni Munafri Arifuddin dan Andi Rachmatika Dewi, setelah calon lainnya, Mohammad Ramdhan Pomanto (wali kota petahana), didiskualifikasi oleh KPU. Hasilnya, kotak kosong berhasil mengalahkan pasangan calon tunggal tersebut dengan perolehan suara lebih banyak. Selain Kota Makassar, fenomena kotak kosong juga terjadi di beberapa daerah lain, seperti: 1. Kabupaten Pati (2017): Pada Pilkada Pati, Jawa Tengah, pasangan calon tunggal Haryanto-Saiful Arifin kalah oleh kotak kosong. Masyarakat setempat memilih kotak kosong sebagai bentuk protes terhadap calon tunggal yang dianggap tidak memberikan pilihan alternatif. 2. Kabupaten Tangerang (2018): Pilkada di Kabupaten Tangerang juga mencatat kemenangan kotak kosong a...