Kancil pun masih Kalah Cerdas
Oleh Syamsul Maarif Kancil dan Siput Angin Pemekaran yang berhembus semilir-semilir membuat binatang-binatang ingin tampil jadi pahlawan kesiangan. Begitu juga dengan Si Kancil. Untuk menunjukkan kepahlawanannya ia berjalan-jalan di 6 kecamatan di Brebes Selatan, sambil membusungkan dadanya dengan ia berkata, "Siapa yang tak kenal Kancil si cerdik yang tiap hari muncul di media, Setiap masalah pasti selesai olehku". Ketika sampai di sungai (kali keruh), ia segera minum untuk menghilangkan rasa hausnya. Air yang begitu keruh membuat ia tak dapat berkaca. meski demikian Ia berkata-kata sendirian. "Buaya, Gajah, Harimau semuanya binatang bodoh, jika berhadapan denganku mereka dapat aku perdaya". Si Kancil tidak tahu kalau ia dari tadi sedang diperhatikan oleh seekor Siput yang sedang duduk di bongkahan batu yang besar. Si Siput berkata, "Hei Kancil, kau asyik sekali berbicara sendirian. Ada apa? Kamu sedang bergembira?". Kancil mencari-cari sum...