Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2011

Warga Kalinusu Tolak Eksploitasi Sumberdaya Air Dawuhan

Bumiayu, 5 Oktober 2011 Siang itu, Di Posyandu Lestari, Desa Kalinusu Kecamatan Bumiayu Kab. Brebes, warga Petani Kalinusu yang tergabung dalam Kelompok Tani "Tani Makmur" dan Kelompok P3A Kalinusu berkumpul setelah mendengar 3 Tuk di desa Dawuhan akan dieksploitasi ke PAM Brebes, Tegal dan Slawi (BREGAS). dalam musyawarah tersebut mereka sepakat menolak eksploitasi Sumberdaya Air Dawuhan untuk PAM BREGAS. Menurut Kades Kalinusu, warganya bernama Ust. Saepullah melaporkan perihal mimpinya tentang Pesan Ki Sura Dipa. Pesan tersebut tutur Ust Saepullah "agar warga memperbaiki dan menata irigasi". Pesan dalam mimpi tersebut ditanggapi warga sebagai peringatan agar mengingat perjuangan Ki Sura Dwipa, (sang Pahlawan Irigasi/red) dan warga juga sepakat untuk memperbaiki makam Ki Sura Dipa dengan dana swadaya masyarakat. Dalam kesempatan itu, Ketua P3A, Saefudin, menyampaikan; "keterkaitan atas mimpi ust. Saefullah, ada hubungannya dengan akan diambilnya Air Sumber ...

Ormas dan LSM Tolak Eksploitasi Sumberdaya Air Dawuhan

Brebes, 1 Oktober 2011 Ormas dan LSM yang tergabung dalam PAMPUSGAT Brebes tolak eksploitasi Sumber daya Air di Desa Dawuhan Kecamatan Sirampog Kabupaten Brebes, karena dipastikan berdampak melemahkan perekonomian masyarakat, lebih-lebih ketahanan pangan sangat dipengaruhi oleh ketahanan sumberdaya air. Video tentang penolakan silahkan lihat disini! GUGATAN MASYARAKAT DAN ORGANISASI Mengacu pada UU No 7 Tahun 2004 tentang sumberdaya air, masyarakat pengguna air dan organisasi diperkanan menggugat pengelolaan sumberdaya air. Pasal 90 Masyarakat yang dirugikan akibat berbagai masalah pengelolaan sumber daya air berhak mengajukan gugatan perwakilan ke pengadilan. Pasal 91 Instansi pemerintah yang membidangi sumber daya air bertindak untuk kepentingan masyarakat apabila terdapat indikasi masyarakat menderita akibat pencemaran air dan/atau kerusakan sumber air yang mempengaruhi kehidupan masyarakat. Pasal 92 (1) Organisasi yang bergerak pada bidang sumber daya air berhak mengajukan guga...

Sumberdaya Air Untuk Pertanian Berkelanjutan

Makalah  Oleh  SYAMSUL MAARIF, SS PENDAHULUAN Air merupakan material yang vital bagi kelangsungan hidup seluruh makhluk hidup di bumi, sebagaimana dinyatakan oleh Enger dan Smith: "Semua organisme yang hidup tersusun atas sel-sel yang berisi air sedikitnya 60 % dan aktivitas metaboliknya mengambil tempat di larutan air" . Selanjutnya, tokoh dunia Goethe pernah menyatakan: "Everything originated is the water. Everything is sustained by water." Sebagai tambahan, fakta menunjukkan bahwa 70% permukaan bumi tertutup oleh air. Tanpa air, seluruh gerak kehidupan di bumi akan berhenti. Setiap orang memerlukan air. Dua pertiga tubuh manusia terdiri atas air. Setiap hari setiap orang memerlukan sedikitnya 50 liter air untuk minum, masak, mencuci, untuk sanitasi dan untuk bertumbuhnya tanaman pangan. Oleh karena itu, disiplin hukum hak asasi manusia juga mengadopsi hak setiap orang atas air sebagai hak asasi manusia yang fundamental. Karenanya, Air merupakan salah satu un...

Air Sumber Sirampog

Air merupakan material yang vital bagi kelangsungan hidup seluruh makhluk hidup di bumi, sebagaimana dinyatakan oleh Enger dan Smith: "Semua organisme yang hidup tersusun atas sel-sel yang berisi air sedikitnya 60 % dan aktivitas metaboliknya mengambil tempat di larutan air" . Selanjutnya, tokoh dunia Goethe pernah menyatakan: "Everything originated is the water. Everything is sustained by water." Sebagai tambahan, fakta menunjukkan bahwa 70% permukaan bumi tertutup oleh air. Tanpa air, seluruh gerak kehidupan di bumi akan berhenti. Setiap orang memerlukan air. Dua pertiga tubuh manusia terdiri atas air. Setiap hari setiap orang memerlukan sedikitnya 50 liter air untuk minum, masak, mencuci, untuk sanitasi dan untuk bertumbuhnya tanaman pangan. Oleh karena itu, disiplin hukum hak asasi manusia juga mengadopsi hak setiap orang atas air sebagai hak asasi manusia yang fundamental. Air merupakan salah satu unsur yang sangat penting dalam produksi pangan. Jika air tidak ...

Temu LSM Dan Ormas; Inventarisir Masalah di Sekitar Brebes Selatan

Brebes, 1 Oktober 2011 Di Aula Kecamatan Bumiayu, Lemabaga Swadaya Masyrakat beserta Organisasi Masyarakat Brebes Selatan berkumpul mendialogkan dan menginventarisi masalah-masalah di sekitar Kab. Brebes, khususnya wilayah Selatan. Dalam pertemuan tersebut, hadir bapak Drs. Priyono, selaku Asisten 1, yang mewakili Bupati Kab. Brebes. Masalah-masalah yang muncul anatara lain, 1) ekploitasi Sumber daya Air Tuk Suci yang hendak dialihfungsikan untuk PAM BREGAS, 2) Kemacetan di Bumiayu dan 3) Tata ruang Kota Bumiayu. Menurut Hanafi, yang mewakili masyarakat petani menyampaikan, bahwa musim kemarau yang baru seumur jagung sudah membuat tanah-tanah kering dan banyak petani yang tidak bisa menanam padi, apa jadinya kalau Air sumber Tuk Suci yang mengairi persawahan saat ini dialihfungsikan untuk PAM BREGAS? Tentunya petani tambah tidak bisa bercocok tanam. Logikanya, munurut Syarif, “kalau petani tidak bisa bercocok tanam, tidak Panen, maka perekonomian Brebes sudah hampir dipastikan akan te...

Impor Sayur rugikan Petani Kentang

Sirampog, 5 Oktober 2011 Petani Kentang di Desa Dawuhan Kec. Sirampog Kab. Brebes yang ditemui saat memanen kentang kecewa atas kebijakan impor kentang. Pasalnya harga kentang dipastikan rendah. Wangsit, salah seorang petani kentang yang sedang panen mengeluh dengan berkata: “Kebijkan pemerintah tentang impor kentang, telah merugikan kami para petan kentang, dipasar harga kentang mutu bagus paling tinggi 4.000,- (empat ribu rupiah/red), padahal normalnya 8.000,-an bahkan sampai 12.000,-/kg. “sementara ini musim kemarau, kami juga menghadapi kendala air, sehingga buah kentang pun mungkret (kecil-kecil), biasanya satu pohon sampai 12 buah sekarang paling 9, itupun  kecil-kecil, sehingga harga perkilonya jadi rendah, 2.500,- - 3.000,-”. Lanjutnya. Untuk itu “kami mengharap agar pemerintah menghentikan impor sayur”. Pungkasnya. (Syams).

Bersepeda Kenalkan Potensi Wisata Alam

Bumiayu, Sabtu, 1 Oktober 2011 Ditengah kekeringan musim kemarau melanda, sekitar 70an fun bikers, menikmati hari liburnya melakukan petualangan menelusuri hutan dan terjalnya bebukitan lereng gunung Slamet. Menurut dr. Imam selaku ketua Bumiayu adventure fun bike (Gemuyu), Petualangan bersepeda kali ini diikuti oleh komunitas Fun Bike Jakarta, Purwokerto dan Brebes. Dengan rute; start dari Kecamatan Paguyangan - puncak Sakub, lewat kalikidang, cipetung, turun ke Kecamatan Sirampog – cigedong, gunung sumping, Pring jajar, modol, dan finis di Kecamatan Bumiayu – RM Sakalibel. "Kegiatan bersepeda ini dikandung maksud untuk memperkenalkan potensi Kab. Brebes yang ternyata menyimpan potensi alam yang tidak kalah indah dengan daerah-daerah lain. Untuk itu mudah-mudahan melalui petualangan bersepeda menyusuri jalan setapak hutan, pegunungan yang menurun dan terjal, akan mendapat perhatian khusus dari pemerintah kabupaten, agar dibuatkan wisata petualangan bersepeda". lanjutnya...

Anak Desa Pandai Matematika

Brebes, 3 Oktober 2011 Pada acara Pelantikan Pengurus Parade Nusantara Kab. Brebes yang ditempatkan di Desa Karangsawah Kec. Tonjong Kab. Brebes, Budiman Sujatmiko, DPR RI Fraksi PDI-P Komisi Pendidikan, menyampaikan tentang rencana gerakan 20 Juta anak desa pandai Matematika. dimana Gerakan tersebut sebagaimana dikatakan Budiman: "rencana akan bekerjasama dengan Prof. Y. Surya dan Parade Nusantara, merekrut  anak-anak desa usia SD, SMP dan SMA untuk didik agar bisa menguasai ilmu-ilmu eksakta dasar Matematika dan Fisika. Tutunya selaku pembina Parade Nusantara bahwa "gerakan 20 Juta anak Desa Pandai Matematika telah diujicobakan di Daerah Wonosobo dan Papua". Di kesempatan yang sama, Budiman selaku komisi Pendidikan DPR RI mengatakan:  "insyaallah akan dimulai pada bulan 2 november, gelobang 1 jateng dan jatim, kemudian baru propinsi lain. setelah mereka bisa, akan dikembalikan pada desa masing-masing untuk mendidik anak-anak SD, SMP dan SMA. "Termasuk unt...

Gas Elpiji Meledak lukai 3 Orang

Sirampog, September 2011 Sebuah Gas Elpiji 3 Kg Meledak di Dk Pringanamba, Desa Sridadi, Kecamatan Sirampog, Kab Brebes. "Sekitar pukul 9 pagi, Sukim sang tuan rumah, hendak mencabut selang gas karena lantai hendak dipasangi keramik, usai kabel gas dilepas tiba-tiba Gas berbunyi mendesis. Ia panik lantas menceburkannya ke dalam bak mandi. Tutur Warga. akan tetapi karena sebaran gas rupanya menghampiri 2 orang (Suwito dan Kasan) pekerja pemasang keramik yang sedang istirahat sambil merokok. dan gas menyambar rokok dan api menyebar sangat cepat, Akibatnya 3 orang (sukim, suwito dan kasan) terbakar. 2 orang korban (Sukim dan Suwito) luka parah (60%) terbakar, dilarikan ke rumah sakit Islam Tegal. Sementara 1 orang (Kasan) dibawa ke puskesmas Kecamatan Sirampog. (syams)